Tips Membeli Rumah Lelang

Beberapa konsumen real estat tertarik untuk beli rumah lelang. Namun, beberapa elemen harus diperhitungkan sebelum membeli rumah lelang.

Rumah lelang adalah rumah yang disita, yang berarti sudah lama tidak ditempati, jadi sangat penting bagi pembeli untuk mengetahui kondisi rumah. Karena itu penting untuk melakukan penyelidikan sebelum melakukan pembelian.

Manfaat beli rumah lelang

Jika sertifikat tanah merupakan masalah, proses lelang tidak dapat dilakukan. Banyak yang mengatakan bahwa rumah lelang juga memiliki harga yang cenderung lebih murah dibandingkan dengan rumah baru atau rumah dijual kembali. Namun, seperti penjualan rumah pada umumnya.

Tips beli rumah lelang online

  • Proses lelang online

Tahukah anda? Proses lelang rumah juga online! Lelang online ini dilakukan di situs web resmi Direktorat Jenderal Kekayaan (DJKN). Dengan situs ini, semua orang dapat memeriksa rumah mana yang dilelang. Tertarik mencoba?

Berikut cara menjadi peserta lelang rumah online:

  • Mendaftar di situs lelang DJKN;
  • Lengkapi nomor KTP, NPWP dan rekening bank;
  • Setor uang jaminan yang telah ditentukan;
  • Anda akan mendapatkan nomor token untuk pelelangan;
  • Lakukan beberapa kali hingga lelang ditutup;
  • Anda akan menerima ringkasan penawaran melalui email.

Kesimpulannya:

Jika Anda ingin berpartisipasi dalam pelelangan, Anda harus menyediakan dana yang cukup untuk mendapatkan rumah impian Anda.

Periksa semua hal ini terlebih dahulu!

Sebelum membeli rumah, tentunya Anda harus memastikan kelengkapan file.

  • Ini juga berlaku bagi Anda yang akan membeli rumah lelang.
  • Mengenai kelengkapan file rumah lelang, verifikasi biasanya dilakukan oleh bank, tetapi Anda benar-benar perlu memeriksa untuk memastikan.

File yang harus diperiksa saat membeli rumah lelang adalah:

  • Sertifikat tanah;
  • Surat keterangan domisili
  • Izin konstruksi bangunan (IMB); dan
  • Pajak real estat (PBB).

Langkah selanjutnya untuk memeriksa adalah:

  • Keadaan rumah; dan
  • Lingkungan sekitar.

Selain itu, Anda juga bisa melihat kondisi lingkungan dan fasilitas di sekitar rumah.

Beli Rumah Lelang via Online!

  • Daftar di situs

Langkah pertama adalah mengunjungi situs Lelang DJKN. Di sini Anda dapat segera memeriksa properti yang akan dilelang oleh Cabang Kekayaan Negara (DJKN). Properti yang akan dilelang tidak hanya dalam bentuk. Jika ada properti yang menarik, Anda dapat berpartisipasi dalam lelang untuk mendapatkan properti impian. Kemudian klik tombol pendaftaran untuk mendaftarkan akun Anda. Beberapa entri harus diselesaikan, bersama dengan alamat email yang valid untuk memverifikasi akun. Anda akan menerima email kode aktivasi untuk mengaktifkan nama pengguna Anda.

  • Pilih item lelang

Setelah akun aktif, Anda dapat segera masuk dan mengikuti prosedur pembelian online rumah lelang. Pilih properti pilihan Anda dari daftar properti yang dilelang berdasarkan kantor regional yang berlokasi di Indonesia.

  • Daftarkan dan bayar

Setelah Anda memilih item lelang yang diinginkan, Anda akan diminta untuk mendaftarkan kartu ID Anda dan nomor NPWP Anda, dan kemudian menginspirasi mereka dalam salinan elektronik. Maka Anda harus membuat akun dengan nama Anda sendiri dan kemudian mendapatkan nomor akun virtual (VA) untuk menyetor deposit keamanan.

  • Mulai aplikasi atau proses aplikasi

Setelah dana disetor ke VA dan diterima oleh Kantor Manajemen Properti dan Lelang (KPKNL), Anda akan menerima nomor token yang akan menjadi kunci untuk membuka lelang atau penawaran. Sebelum Anda mulai, Anda harus terlebih dahulu menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku. Setelah itu, Anda dapat menjalankan proses penawaran berulang kali hingga lelang ditutup.

  • Pengumuman pemenang lelang

Ketika tanggal lelang ditutup, sistem akan secara otomatis merangkum penawaran harga yang dapat dilihat melalui aplikasi atau email dari masing-masing peserta lelang. Pemberitahuan e-mail akan dikirimkan kepada para pemenang dan semua penawar, serta hak dan kewajiban mereka.

Anda yang kalah dalam pelelangan berhak atas pengembalian setoran, sedangkan pemenang pelelangan diminta mengembalikan uang yang diterima setidaknya 5 hari kerja setelah penjualan dilelang. lelang untuk akun virtual. Pemenang lelang dikenakan biaya lelang 2% hingga 5% dan diharuskan membayar untuk perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Mudah dan praktis, bukan?

Tips untuk beli rumah lelang di bank

Temukan informasi tentang rumah lelang KPKNL.

Cara terbaik untuk menemukan informasi tentang rumah lelang dari Kantor Layanan Lelang atau KPKNL. Anda juga dapat menemukan informasi melalui bank. Secara umum, bank menerbitkan publikasi seperti iklan di media cetak atau online tentang informasi tentang rumah lelang.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan informasi jika melihat rumah yang bertuliskan “Rumah ini di bawah pengawasan bank”. Anda dapat pergi ke bank dan meminta informasi tentang rumah.

Dapatkan informasi langsung dari KPKNL dengan mendaftar

Hal lain yang perlu Anda pahami adalah mendaftar ke KPKNL. Setelah terdaftar di KPKNL, ia akan dengan mudah memberi Anda informasi tentang rumah lelang.

  • Ada periode pembayaran

Jika dibayar secara progresif Setelah memenangkan lelang dan memenangkan lelang, Anda harus membayar kembali uang dari rumah dalam waktu yang ditentukan. Misalnya, Anda memiliki batas waktu hingga dua minggu atau sebulan. Selama waktu ini, Anda harus menyelesaikan masalah keuangan KPKNL.

  • Ada file yang perlu dipelajari

Ada sejumlah hal lain yang perlu Anda periksa sebelum membayar harga real estat apa pun. Anda benar-benar harus melakukan itu untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan, seperti keberadaan bangunan ilegal, dan sebagainya.

  • Periksa kondisi rumah lelang

Periksa kondisi rumah lelang sehingga Anda tahu seperti apa bentuknya. Merasa bebas untuk pulang dan melihat keadaan secara langsung sehingga nantinya Anda tidak akan menyesal pulang.